KM Bukit Raya sandar perdana di Midai

Kapal Penumpang KM Bukit Raya yang melayani angkutan penumpang dengan rute Jakarta, Bintan, Anambas, Natuna, Pontianak, Surabaya dan sebaliknya bersandar untuk pertama kalinya di pelabuhan Midai pada Minggu dini hari.

Camat Suak Midai, Idris kepada Antara di Natuna mengatakan, kapal yang beroperasi sejak tahun 1998 yang melayani angkutan penumpang ditiga pelabuhan Kabupaten Natuna, yakni Pelabuhan Selat Lampa, Midai dan Serasan akan sulit merapat bahkan tidak akan bisa merapat saat musim angin utara dan barat.

“Artinya dalam kurun waktu satu tahun hanya enam bulan bisa efektif sandar dari mulai bulan Maret sampai dengan Agustus,” katanya.

Sebelum bersandar, para penumpang dua kecamatan tersebut harus menggunakan perahu kayu berukuran 1,5 GT untuk dapat naik ke atas kapal, dan tidak sedikit memakan korban akibat tenggelam. Hal itu kata Idris pernah terjadi pada tahun 2009 lalu di Serasan.

Idris menambahkan, meskipun bersandarnya KM Bukit Raya ini tidak sepanjang musim, paling tidak warga midai dirantauan sudah dapat menikmati indahnya pulang kampung dengan transportasi yang ada di gerbang perbatasan Indonesia di Asia.

Bersandarnya KM Bukit Raya di Midai itu pun disambut antusias oleh warga, salah satunya bernama Syafruddin. Syafruddin mengatakan tanggal 8 April 2018 merupakan hari bersejarah bagi warga Midai yang dicatat serta diabadikan dalam sejarah kemudahan penghubung transportasi antar pulau di Kabupaten Natuna.

“Alhamdulillah yang tak terhingga KM Bukit Raya dapat bersandar dengan aman di Midai. Hal ini sudah sejak lama menjadi impian warga untuk kemudahan transportasi, semoga dapat terus seperti ini,” pungkasnya. (Antara)
Pewarta : Cherman
Editor: Danna Tampi

Sumber: https://kepri.antaranews.com/berita/47843/km-bukit-raya-sandar-perdana-di-midai